You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Warga Mengantri Layanan Kesehatan Gratis
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Duren Sawit Serbu Layanan Kesehatan Gratis

Ratusan warga mengantri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di pelataran kantor Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (20/7). Program sosial ini merupakan rangkaian dari Kegiatan KB Kesehatan tingkat kecamatan.

Pemprov DKI akan terus memperhatikan kesehatan warganya. Termasuk dalam program KB juga kita perhatikan agar pertumbuhan penduduk dikendalikan

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad mengatakan, kegiatan KB Kesehatan ini merupakan program rutin Pemprov DKI bersama Kodam Jaya dan jajarannya. Kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor, terutama lembaga-lembaga sosial dan lembaga masyarakat.

Dalam kegiatan ini, 200 warga menikmati layanan pengobatan umum. Kemudian pelayanna KB 150 orang, pemeriksaan gigi 100 orang, pemeriksaan golongan darah 100 orang, pemeriiksaan papsmear/IVA tes 100 orang dan pemberian kacamata sebanyak 100 orang. Semua program ini gratis bagi warga sekitar.

Petugas Medis di Fasilitas Kesehatan DKI Lebih Ramah

"Kegiatan KB Kesehatan ini untuk meniingkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemprov DKI akan terus memperhatikan kesehatan warganya. Termasuk dalam program KB juga kita perhatikan agar pertumbuhan penduduk dikendalikan," kata Murad.

Sementara Camat Duren Sawit, Abu Bakar mengatakan, pada tahun 2015 lalu pencapaian KB baru sebanyak 10.817 akseptor atau 93 persen dari perkiraan permintaan masyarakat atau target 11.601 akseptor. Sedangkan Januari-Juni 2016 ini peserta KB baru mencapai 6.327 akseptor atau 53,43 persen dari target 11.842 akseptor.

"Kita juga memiliki target pelayanan peserta KB selama kegiatan pelaksanaan TNI Manunggal/KB Kesehatan tahun 2016 ini sebanyak 381 akseptor. Terdiri dari metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) sebanyak 100 akseptor dan non MKJP 281 akseptor," kata Abu Bakar.

Rini (38), salah seorang warga mengaku mengikuti progrm KB kesehatan. Alasannya agar tidak menambah anak lagi.

"Saya mau ikut program KB, agar anaknya tidak nambah. Ekonomi pas pasan repot juga ngurusnya kalau anak sampai lebih dari dua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3452 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2347 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye935 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri