You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aset di Jaktim Dipasangi Barcode
photo Nurito - Beritajakarta.id

Aset Pemprov DKI di Jaktim Dipasangi Barcode

Kantor Pengelolaan Aset Daerah (KPAD) Jakarta Timur membuat barcode khusus aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seluruh aset yang ada di kelurahan dan kecamatan sudah selesai dilabeli barcode.

Kita targetkan pemasangan barocde selesai pada akhir September. Sehingga 152 SKPD di Jakarta Timur nantinya sudah masuk Sistem Informasi Aset (SIA) dan cetak barcode

"Sudah diserahkan ke 65 kelurahan dan 10 kecamatan," ujar Riswan Sentosa, Kepala Kantor Pengelolaan Aset Daerah (KPAD) Jakarta Timur, Kamis (21/7).

Menurut Riswan, saat ini pihaknya masih mengejar pembuatan barcode aset untuk 21 suku dinas, 17 kantor, 25 Unit Pelaksana Teknis (UPT), tiga RSUD dan 10 puskesmas.

Djarot Minta Lahan Kosong Milik DKI Dimanfaatkan

"Kita targetkan pemasangan barocde selesai pada akhir September. Sehingga 152 SKPD di Jakarta Timur nantinya sudah masuk Sistem Informasi Aset (SIA) dan cetak barcode," tandasnya.

Barcode dipasang di semua jenis barang, baik yang bergerak maupun tidak bergerak. Seperti di meja, kursi, komputer, sepeda motor, mobil, mesin pompa dan sebagainya.

Dalam barcode itu terdapat data masing-masing barang. Seperti jenis barang, tanggal pembelian, pengguna aset, lokasi dan sebagainya. Hingga saat ini pemasangan barcode masih berlangsung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1839 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1393 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1079 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1058 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye976 personAnita Karyati