You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2 PSK di Pekojan Positif HIV/AID
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

2 PSK di Pekojan Positif HIV/AIDS

Kelurahan Pekojan, Tambora menggelar pemeriksaan HIV/AIDS terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan Royal, Jalan Bandengan Utara 1, Tambora.

Kita akan cek daya tahan tubuh, cek paru-paru, cek fungsi hati dan ginjalnya

Pemeriksaan terhadap 40 PSK dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari puskesmas berkerja sama dengan Yayasan Intermedika. Hasilnya, dua diantaranya positif HIV/AIDS.

Konselor HIV/AIDS Yayasan Intermedika, Aidian Susandi mengaku tidak bisa mempublikasikan identitas dua orang PSK yang positif mengidap HIV/AIDS. Namun, keduanya telah dirujuk ke Puskesmas Kecamatan Tambora untuk mendapat pengobatan.

96 Penderita HIV/AIDS Tertular TBC

‎

"Kita akan cek daya tahan tubuh, cek paru-paru, cek fungsi hati dan ginjalnya. Bila dalam keadaan baik-baik saja, mereka akan diberikan obat ARV," ujarnya, Senin (1/8).

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo menambahkan, pihaknya akan intens meminta tim medis Puskesmas Tambora mengecek perkembangan virus HIV pada kedua PSK tersebut. Selain itu, pihaknya meminta pengawasan kesehatan dan pembinaan terhadap PSK di kawasan Royal diperketat.

"Kita akan lakukan pendekatan agar PSK mau beralih profesi. Mereka akan diberi pelatihan sebagai bekal beralih profesi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11260 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye8115 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6748 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3592 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1691 personFolmer