You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pilpres, 100 Polisi Jaga Waduk Pluit
photo Doc - Beritajakarta.id

Pasca Pilpres, DKI Tingkatkan Kewaspadaan

Pasca pemungutan suara pemilu presiden (pilpres) 2014, Pemprov DKI terus meningkatkan keamanan dan kewaspadaan di ibu kota. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya gesekan antar kedua pendukung capres cawapres.

Sejalan dengan instruksi Pak Basuki. Waspada terus, jaga keamanan

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Fatahillah mengatakan, pihaknya telah mendapatkan instruksi dari Plt Gubernur DKI Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan di ibu kota. “Sejalan dengan instruksi Pak Basuki. Waspada terus, jaga keamanan," ujar Fatahillah, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (10/7).

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik kepolisian maupun TNI untuk menjaga suasana aman di Jakarta. "Kami telah lakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kami lakukan koordinasi lapangan. Jadi jangan sampai Jakarta rusuh lah,” katanya.

‪Ahok Bersyukur Pilpres Berlangsung Aman

Sebagai bentuk antisipasi terjadinya gesekan antar kedua pendukung capres, pihaknya telah mendirikan posko bersama di kantor Kesbangpol DKI Jakarta. "Kewaspadaan tidak boleh kendur. Harus terus ditingkatkan," katanya.

Seperti diketahui, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden saling mengklaim menang dalam Pilpres kali ini. Klaim tersebut disampaikan setelah melihat hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1194 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1180 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye970 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye948 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye858 personBudhi Firmansyah Surapati