You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Ajak Anak Muda Berpartisipasi Bangun Jakarta
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pembangunan Perkulakan Kramat Jati Rampung Desember

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menargetkan perkulakan di Pasar Kramat Jati rampung dibangun pada Desember mendatang. Perkulakan tersebut akan menjadi pusat grosir untuk pedagang yang ada di Ibukota. 

Kami nanti akhir Desember ini, akan keluar Pasar Grosir Kramat Jati

"Kami nanti akhir Desember ini, akan keluar Pasar Grosir Kramat Jati," kata Basuki usai menjadi pembicara di acara Young on Top National Conference 2016, di Balai Kartini (13/8).

Basuki mengatakan, sengaja membangun perkulakan di Pasar Kramat Jati ini agar pedagang bisa mendapatkan harga-harga yang murah. Selama ini pedagang tidak pernah mendapatkan harga murah, khususnya untuk bahan pokok. Sehingga harga jual kepada masyarakat juga tinggi.

DKI akan Bangun Perkulakan Sembako di Kramat Jati

"Karena sistem dagang, kenapa pasar kita tidak bisa jual barang murah? Karena belinya, sudah harga mahal, makanya sekarang kami mau main grosir, supaya pedagang kita beli langsung harga distributor pertama," ucapnya.

Menurut Basuki, dengan cara ini sekaligus bisa untuk mengontrol harga kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga penerintah bisa melakukan intervensi harga kepada pedagang. "Kami punya pasar, jadi bisa kami kontrol, selama ini kan susah untuk kontrol," ujarnya.

Pembangunan perkulakan ini akan dilakukan oleh salah satu BUMD DKI yakni PD Pasar Jaya. Mereka akan menyuplai bahan pangan dengan harga grosir. "Kami sudah perintahkan PD Pasat Jaya untuk segera membangunnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati