You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jumlah Personil Dan Pedagang Dinilai Tidak Sebanding Di HBKB
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kurangnya Personel Sulitkan Penataan PKL di HBKB

Jumlah personel dan pedagang di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Jalan Thamrin dinilai tidak sebanding. Hal ini menyebabkan penataan PKL sulit dilakukan.

Personel memang kurang karena pedagang itu jumlahnya terus bertambah, itu salah satu kendala di HBKB

"Personel memang kurang karena pedagang itu jumlahnya terus bertambah, itu salah satu kendala di HBKB," ujar Sugeng, Koordinator Bidang Operasional dan Penegakan Hukum Satpol PP DKI Jakarta, Senin (15/8).

Selain itu menurutnya penanganan PKL di lokasi menurutnya harus dibantu unit lain seperti Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengan dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta. Mereka harus menentukan titik mana yang bisa digunakan oleh pedagang berjualan.

PKL di Area HBKB Dilarang Jual Makanan Saat Ramadan

"Harusnya disiapin loksemnya, kita tidak mungkin tertibkan karena itu giat HBKB," katanya.

Pedagang sendiri menurutnya juga sudah berjualan sejak pukul 04.00-05.00. Sehingga petugas tidak mungkin melakukan penjagaan dari jam itu.

"Sebenarnya sudah ada koordinasi antara Dinas Perhubungan dan Transportasi dengan Dinas KUMKMP DKI, kita tunggu langkahnya nanti seperti apa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12056 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1363 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1334 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1299 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1008 personBudhi Firmansyah Surapati