You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dongkrak Perolehan Pajak, Jaktim Gelar Pekan Panutan PBB
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jaktim Gelar Pekan Panutan PBB-P2

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menggelar acara Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB-P2) di areal gedung pemerintahan setempat.

Kami berharap Pekan Panutan PBB P2 ini dapat mendongkrak perolehan

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, acara ini digelar selama sepekan dan melibatkan Bank DKI, Bank BNI, Bank BRI dan Kantor Pos Indonesia. Pelayanan tersebut dibuka untuk umum, baik warga, pegawai hingga pengunjung.

Ia menuturkan, saat ini perolehan PBB-P2 di wilayahnya baru mencapai Rp 19,82 miliar atau 42,40 persen dari target penerimaan sebesar Rp 754,27 miliar. Artinya, masih ada kekurangan perolehan sebesar Rp 434,45 miliar atau sekitar 57,60 persen lagi.

Warga Jakbar Diminta Segera Bayar PBB-P2

"Kami berharap Pekan Panutan PBB P2 ini dapat mendongkrak perolehan PBB. Ini juga untuk pembangunan mewujudkan Jakarta Baru yang lebih maju dan modern," katanya, Kamis (16/8).

Bambang menilai, kegiatan ini sangat positif digelar. Mengingat, hari ini merupakan batas akhir pembayaran PBB-P2. Wajib pajak (WP) PBB-P2 yang telah membayar pajaknya akan dikenakan denda.

"Kita juga meminta lurah dan camat agar ikut menyosialisasikan pembayaran PBB ke warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye18110 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1809 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1198 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1157 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1069 personFakhrizal Fakhri