You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sebagian Daerah Tergenang Mulai Surut
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Air Masih Menggenang di Pondok Labu dan Kampung Rambutan

Sebagian daerah yang sebelumnya sempat tergenang pada Jumat (19/8) malam sudah mulai surut siang ini. Namun akibat adanya longsor, genangan masih terjadi di dekat hutan kota Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Hampir semua daerah yang tergenang sudah mulai surut. Terutama air yang menggenangi jalan

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu mengatakan, ada beberapa daerah yang masih tergenang. Seperti di Pondok Labu di Jakarta Selatan.

"Hampir semua daerah yang tergenang sudah mulai surut. Terutama air yang menggenangi jalan," kata Denny, saat dihubungi, Sabtu (20/8).

Banjir di Pasar Rebo Surut Dalam 2 Jam

Banjir masih menggenangi kawasan Pondok Labu karena juga terjadi longsor di kawasan tersebut. Material longsor menutupi saluran air yang ada. Sehingga aliran air harus mengantre untuk surut.

Saat ini petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta petugas dari Dinas Tata Air sedang melakukan perbaikan turap hutan kota yang longsor. "Semalam ketinggian air mencapai 120 sentimeter, sekarang tinggal 30 sentimeter saja," ujarnya.

Selain di kawasan Pondok Labu, daerah yang masih terendam yakni di Kampung Rambutan. Ketinggian air masih setinggi 40 sentimeter. "Di Kampung Rambutan ketinggian air masih 40 sentimeter, karena ada penyempitan antara Kali Cipinang dan Kali Malang, jadi airnya ngantri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati