You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banjir di Dukuh Surut 6 Jam
photo Nurito - Beritajakarta.id

Genangan 40 Sentimeter Masih Terjadi di RW 04 Dukuh

Hingga pukul 10.10, Sabtu (20/8), air masih menggenangi di RT 09 dan 11, RW 04, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun ketinggian air terus mengalami penurunan. 

Banjir kali ini surutnya lebih cepat dibanding 5-10 tahun lalu. Dulu banjir sampai dua hari, sekarang maksimal enam jam sudah surut

Informasi yang berhasil dihimpun, banjir mulai terjadi pada Jumat (19/8) sekitar pukul 23.00 akibat luapan Kali Cipinang. Puncaknya terjadi sekitar pukul 02.00. Wilayah yang sebelumnya tergenang meliputi RT 012, 013/03, RT 09/04 dan RT 01/06 Komplek Bumi Harapan Permai, Kelurahan Dukuh. Rata-rata ketinggian genangan akibat meluapnya Kali Cipinang itu berkisar 30-100 sentimeter.

Ketua RW 04 Dukuh, Ttri Yuliantoro mengatakan, hingga pukul 10.00 genangan masih terjadi di RT 09 dan 11 dengan ketinggian sekitar 20-40 sentimeter. Padahal pada dinihari tadi sekitar pukul 01.00-02.00 mencapai 100 sentimeter. Banjir lebih disebabkan adanya kiriman dari Bogor melalui Kali Cipinang yang meluap.

Banjir di Pasar Rebo Surut Dalam 2 Jam

"Banjir kali ini surutnya lebih cepat dibanding 5-10 tahun lalu. Dulu banjir sampai dua hari, sekarang maksimal enam jam sudah surut. Ini karena saluran air mulai dinormalisasi," kata Tri Wulantoro.

Pihaknya berharap, ada penanganan lebih serius dari Pemprov DKI. Yakni melakukan normalisasi di sepanjang aliran kali. Mulai dilakukan pengerukan kali hingga pelebaran kali. Bahkan jika perli jarak 10-20 meter dari bibir kali, steril dari bangunan atau rumah warga. Sehingga banjir dapat ditekan semaksimal mungkin.

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, banjir di Kelurahan Dukuh sudah mulai surut.  Sesuai usulan warga, untuk mengatasi banjir, Kali Cipinang ini harus dilakukan penurapan. Ini mengingat saat debit air tinggi, saluran air tak menampung lagi sehingga meluber ke jalan.

"Warga memang sudah mengusulkan agar dibuatkan turap di Kali Cipinang. Kami akan usulkan ke unit terkait. Daerah rawan banjir itu karena lokasinya berada di dataran rendah," tandas Eka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4722 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1103 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1002 personFolmer
  4. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye886 personAnita Karyati
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati