You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Pondok Labu Minta Perbaikan Turap Dipercepat
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Minta Turap Hutan Kota Pondok Labu Diperbaiki

Warga RT 09/02 Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan yang terdampak banjir akibat turap ambrol di hutan kota milik Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, meminta agar segera diperbaiki. Warga khawatir adanya tanah longsor di lokasi tersebut.

Kalau ambrol lagi sisanya itu bahaya. Selain menimpa rumah juga menutup kali, air tumpah ke permukiman

"Mintanya segera diperbaiki. Kalau ambrol lagi sisanya itu bahaya. Selain menimpa rumah juga menutup kali, air tumpah ke permukiman," ujar Mukmin (40) warga setempat yang tinggal persis di pinggir kali, Sabtu (20/8).

Menurutnya, meski kali tidak tertutup puing saja, wilayahnya sering banjir dari luapan karena adanya pendangkalan. "Setiap musim hujan selalu tergenang pak karena luapan kali, kejadian ini yang terparah banjirnya," imbuhnya.

Longsor di Pondok Labu Sebabkan Banjir ke Permukiman

Sementara itu, Kasie Dinas Tata Air Kecamatan Cilandak, Elizabet Tarigan mengatakan, pihaknya akan menutup tembok-tembok rumah warga yang jebol yang menjadi jalan air dari kali agar cepat surut.

"Upaya sementara sebelum menangani turap, kita tutup pakai karung pasir dulu lubang-lubang jalan air, baru kita sedot dengan pompa portable, agar permukiman kering dulu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2053 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1026 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye801 personFakhrizal Fakhri