You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sarana Pembentukan Atlet di DKI Harus Diperbaiki
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sarana Pembentukan Atlet di DKI Harus Diperbaiki

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta diminta oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI untuk lebih fokus melakukan pembibitan dan pembentukan atlet.

Makanya kita harap rencana anggaran bukan hanya untuk fokus kepada juara tapi bagaimana pembentukan mereka

"Pembentukan atlet kita sangat minim, apalagi kita akan menghadapi pekan olahraga nasional namun sangat minim perhatian," ujar Muhammad Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, saat pembahasan rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2016 antara Komisi E DPRD dengan Disorda DKI, Jumat (26/8).

Menurutnya fasilitas pembentukan atlet yang ada di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan kondisinya sudah tidak ideal. Pemerintah tidak bisa berharap banyak pada prestasi atlet jika kondisi seperti itu terus dibiarkan.

Djarot Optimis Kontingen DKI Jadi Juara Umum PON XIX

"Makanya kita harap rencana anggaran bukan hanya untuk fokus kepada juara tapi bagaimana pembentukan mereka," tandasnya.

Selain itu, lanjut Taufik, anggaran pelatihan atlet untuk tidak dicoret apalagi dikurangi. Pola penganggaran harus tersusun mulai pembentukan hingga atlet mendapatkan prestasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1858 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye829 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye743 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye709 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye686 personFakhrizal Fakhri