You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Deras, Pohon Asam Belanda Tumbang Timpa Kabel Listrik
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pohon Asam Belanda di Jalan Raya Bogor Tumbang

Sebuah pohon Asam Belanda berdiameter sekitar 40 sentimeter di Jalan Raya Bogor, Ciracas, tumbang. Batang pohon tumbang setinggi 10 meter itu menimpa kabel dan pembatas jalur.

Batang pohon langsung dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan gergaji mesin. Setelahnya kita angkut menggunakan mobil bak terbuka

Kasi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan, pohon tumbang bersamaan terjadinya hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 16.00 tadi. Untuk mengevakuasi bangkai pohon, pihaknya mengerahkan lima anggota.

"Batang pohon langsung dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan gergaji mesin. Setelahnya kita angkut menggunakan mobil bak terbuka," ujarnya, Selasa (30/8).

Pohon Tumbang di Pesanggrahan Dievakuasi

Terkait kejadian itu, pihaknya mengimbau para pengendara terutama roda dua untuk berhenti dan beristirahat di tempat aman saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Selain itu, ia juga meminta pengendara menghindari berteduh di bawah pohon untuk mengantisipasi tumbang dan tersambar petir.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa atas kejadian tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1079 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye995 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye910 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye868 personAnita Karyati