You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan MHT di Pisangan Timur Diaspal
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jalan MHT di Pisangan Timur Diaspal

Jalan MHT di RW 02, 04 dan 10 Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur mulai diaspal hotmix. Ini sebagai tindak lanjut dari usulan warga sekitar.

Kemarin jalannya banyak berlubang tapi sekarang diaspal. Jadi bagus dan mulus, aspalnya juga tebal

Warga RW 02, Mulyandi (42) mengaku senang adanya program pengaspalan jalan. Sebab semua jalan MHT dan jalan hasil swadaya masyarakat, diaspal seluruhnya. Sehingga jalan yang awalnya banyak berkubang dan bergelombang kini jadi mulus dan rapih. Rata-rata lebar jalan sekitar 1,5 meter.

Jl Deplu Raya Pondok Pinang Diuji Coba

"Kemarin jalannya banyak berlubang tapi sekarang diaspal. Jadi bagus dan mulus, aspalnya juga tebal. Kami mengucapkan terimakasih pada gubernur DKI yang terus menggalakan pembangunan di semua bidang," papar Mulyandi, Kamis (1/9).

Ia bersama warga lainnya juga berharap, aspal hotmix yang ada dapat bertahan lama, tidak cepat rusak. Di wilayah RW 02 ada 10 RT dan RW 04 ada 15 RT. Seluruh jalan MHT dan swadya dihotmix.

Terkait hal ini, Lurah Pisangan Timur, Siti Maryam berharap agar semua jalan MHT di wilayahnya bisa diperbaiki.

"Hanya tiga RW yang dhihotmix. Itu juga karena usulannya lebih awal. Kami sih berharap semua RW dihotmix karena banyak jalan yang rusak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11197 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1339 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1271 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1270 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye983 personBudhi Firmansyah Surapati