You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
27.772 Bibit Tanaman Telah Diserbar ke Warga
photo Nurito - Beritajakarta.id

27.772 Bibit Tanaman Dibagikan ke Warga

Puluhan ribu bibit tanaman telah dibagikan ke warga Jakarta di periode Januari-Agustus 2016 oleh Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta.

Setiap warga dapat jatah dua pohon dan maksimal bisa 10 pohon. Tapi untuk di atas 10 pohon diajukan ke Dinas KPKP

"Sampai dengan Agustus, bibit tanaman yang kita berikan sudah 27.772 pohon. Silakan warga mengajukan ke kami, nanti diproses dan diberikan tanaman gratis," ujar Darjamuni, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Kamis (1/9).

Kepala UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, Dinas KPKP DKI, Ali Nurdin menambahkan, di DKI terdapat 13 kebun bibit milik Dinas KPKP. Masing-masing memiliki ribuan jenis tanaman hasil produksinya sendiri. Dari seluruh tanaman yang ada, 60 persen untuk didistribusikan ke masyarakat dan 40 persen lainnya untuk retribusi.

Pohon Asam Belanda di Jalan Raya Bogor Tumbang

"Setiap warga dapat jatah dua pohon dan maksimal bisa 10 pohon. Tapi untuk di atas 10 pohon diajukan ke Dinas KPKP," tandasnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, dari total yang diberikan terdiri dari tanaman buah-buahan sebanyak 6.763 pohon, tanaman pelindung 642 pohon, tanaman hias 3.576 pohon dan tanaman obat keluarga ada 16.791 pohon.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29494 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2221 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1098 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri