You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DBD di Lubang Buaya Tertinggi di Cipayung
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kasus DBD di Lubang Buaya Tertinggi di Cipayung

Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, masih ditemukan jentik nyamuk.

Jumlah penduduk yang padat, jangan dijadikan alasan angka DBD jadi tinggi. Saya minta anga DBD harus ditekan agar sampai nol

Saat ini, menurut data, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Lubang Buaya menjadi yang tertinggi di Kecamatan Cipayung.

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Jayadi mengatakan, dalam PSN yang digelar, dari sampel 20 rumah warga di RW 04 terdapat jentik nyamuk. Umumnya jentik berada di pekarangan, kolam, dispenser dan tempat-tempat yang terdapat penampungan air bening dan air hujan.

Lemahnya Kinerja Jumantik Picu Kenaikan Angka DBD

"Jumlah penduduk yang padat, jangan dijadikan alasan angka DBD jadi tinggi. Saya minta angka DBD harus ditekan agar sampai nol," ujar Jayadi.

Agar tepat sasaran, sosialisasi dan kampanye PSN mandiri dilakukan door to door. Saat ini setiap hari hanya ada dua kader di setiap RT. Mereka harus keliling rumah warga yang berjumlah sekitar 150. Kondisi demikian jelas tidak optimal.

Lurah Lubang Buaya, Fathoni mengatakan, angka DBD di wilayahnya dari Januari hingga Agustus mencapai 164 kasus. Angka ini tertinggi dibanding wilayah lain di Kecamatan Cipayung.

"Upaya kami menggerakan seluruh kader jumantik untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Bahkan petugas PPSU kita kerahkan untuk membantu membersihkan tanah kosong. Masyarakat juga akan didorong agar melakukan PSN mandiri," tandas Fathoni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5848 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1607 personNurito