You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
botol miras jakut dok beritajakarta
photo Doc - Beritajakarta.id

Selama Puasa, 2.000 Botol Miras Disita dari Jakut

Bulan puasa ternyata masih dikotori dengan maraknya peredaran minuman keras (miras). Terbukti, sejak sejak awal puasa hingga kini petugas telah menyita sedikitnya 2.000 botol miras berbagai merek dari enam kecamatan di Jakarta Utara. Bahkan, sebanyak 700 botol miras yang disita kandungan alkoholnya di atas 5 persen.

Sengaja memang razia kita tingkatkan di seluruh kecamatan, untuk menekan peredaran miras di masyarakat

Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Partono mengatakan, pihaknya sudah mengintensifkan razia miras di seluruh wilayahanya sejak memasuki bulan puasa. Selain untuk menghormati bulan Ramadan, razia juga dimaksudkan sebagai antisipasi kerawanan yang mungkin ditimbulkan akibat pengaruh alkohol.

"Sengaja memang razia kita tingkatkan di seluruh kecamatan, untuk menekan peredaran miras di masyarakat," ujarnya, Kamis (17/7).

Ramadhan, Kriminalitas Ibu Kota Diprediksi Meningkat

Ke depan, untuk tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan warga dalam menjalankan ibadah, razia akan terus digencarkan. Sebab, ditengarai beberapa toko yang biasa menjual minuman masih tetap beroperasi.

"Seperti di Koja itu kita tengarai masih banyak pedagang yang nakal. Karena memang di sana yang paling banyak kita dapati, sebanyak 700 botol kita sita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6769 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6079 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1385 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1260 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1212 personAldi Geri Lumban Tobing