You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       TPS Gunung Balong Lebak Bulus Akan Ditutup
photo Suparni - Beritajakarta.id

TPS Gunung Balong akan Direfungsi Jadi Embung

Tempat penampungan sampah sementara (TPSS) Gunung Balong, Jalan Lebak Bulus III, Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan akan direfungsi menjadi embung. Ini setelah adanya keberatan warga terkait keberadaan TPSS tersebut.

Desember mau ditutup karena ada warga yang komplain. Rencananya lahan milik Dinas Tata Air itu akan dijadikan embung atau ruang terbuka hijau

"Desember mau ditutup karena ada warga yang komplain. Rencananya lahan milik Dinas Tata Air itu akan dijadikan embung atau ruang terbuka hijau," ujar Tomy Fudihartono, Camat Cilandak, Jumat (9/9).

Selama dua tahun ini, TPSS tersebut beroperasi dengan sistem gerobak. Sampah dari tiga kelurahan yaitu Cilandak Barat, Lebak Bulus dan Pondok Labu dikumpulkan di sana sebelum diangkut truk Dinas Kebersihan.

TPS Situ Rawabadung Resmi Ditutup

"Hasil rapat dengan warga, TPSS Gunung Balong memang akan ditutup, dikembalikan ke fungsinya. Dan lahan milik Dinas Tata Air DKI Jakarta tersebut kini sedang didata oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta," tandasnya.

Sebelumnya, Kamis (8/9) kemarin warga setempat kembali protes meminta agar lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi yang berubah menjadi TPSS.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6883 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5678 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3429 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati