You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas UPK Badan Air Tangani Penumpukan Sampah di Waduk Pluit
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Tumpukan Sampah di Waduk Pluit Dibersihkan

Puluhan petugas UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta dikerahkan untuk membersihkan sampah di Bantaran Waduk Pluit.

Kami upayakan secepatnya. Karena lokasinya juga banyak sedimen lumpur, jadi kalau airnya naik, dari kemarin bisa dua sampai dengan tiga hari

Selain volume sampah, sedimentasi membuat petugas cukup kewalahan menangani sampah di waduk seluas kurang lebih 80 hektare tersebut.

Kepala UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Junjungan Sihombing mengatakan, akibat kondisi itu pengerjaan pengangkutan sampah dan lumpur sejak Sabtu (10/9) hingga kini masih berlangsung.

Bantaran Waduk Pluit Dipenuhi Sampah

"Kami upayakan secepatnya. Karena lokasinya juga banyak sedimen lumpur, jadi kalau airnya naik, dari kemarin bisa dua sampai dengan tiga hari," kata Junjungan, Selasa (13/9).

Untuk percepatan penanganan sampah di lokasi, pihaknya mengoperasikan alat berat jenis eskavator amphibi, dibantu dengan eskavator dari Dinas Tata Air DKI Jakarta.

"Sampai kemarin sampah dan lumpur sudah terangkut menggunakan tujuh truk typer dan dibuang ke emplacement Pluit. Pekerjaan belum selesai masih terus dilanjutkan," tandas Junjungan.

Sebelumnya, bagian pingggir Waduk Pluit diketahui penuh sampah. Sehingga mengundang keluhan warga yang kerap menghabiskan waktu di sekitar waduk.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29446 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2192 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1000 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri