You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Panel Listrik Di Pompa Mujair Pasar Minggu Dicuri Maling
photo Suparni - Beritajakarta.id

Panel Listrik Pompa Mujair Pasar Minggu Dicuri

Pencurian panel listrik di Rumah Pompa Mujair, Pasar Minggu Jakarta Selatan kembali terjadi untuk yang kedua kalinya pada Rabu (14/9) dini hari. Kasus ini sudah dilaporkan Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan ke Polsek Pasar Minggu.

Rabu dini hari hilangnya, dicuri dan sudah kita laporkan polisi. Minggu rencananya polisi akan olah TKP

"Rabu dini hari hilangnya, dicuri dan sudah kita laporkan polisi. Minggu rencananya polisi akan olah TKP," ujar Holi Susanto, Kepala Sudin Tata Air Jakarta Selatan, Jumat (16/9).

Menurutnya, rumah pompa kemalingan saat dalam keadaan kosong tanpa penjagaan. Satu petugas Pekerja Harian Lepas (PHL) pulang tanpa izin. Sementara satu PHL lainnya mengaku tidak berani jika harus menginap di rumah pompa sehingga memilih tidur di belakang rumah pompa.

Positif Narkoba, Satu PHL Tata Air Jaksel Dipecat

"Ini murni akibat kelalaian petugas, tidak berada di tempat. Mereka sudah kita panggil dan kita berikan peringatan keras," tandasnya.

Akibat hilangnya panel listrik, kerugian ditaksir hampir mencapai Rp 100 juta. Sebelumnya sekitar dua tahun lalu kejadian serupa juga terjadi. Saat itu, petugas penjaga ditodong dengan pistol dan pelaku berhasil merampok panel listrik di tempat yang sama.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1189 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close