You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bocah Korban JPO Roboh Masih Kritis
photo Doc - Beritajakarta.id

Bocah Korban JPO Roboh Masih Kritis

Satu orang korban robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Sabtu (24/9), masih dalam kondisi kritis. Korban yang bernama Abdiyu (5) warga Kampung Pitara, Pancoran Mas, Depok, merupakan adik dan cucu dari dua korban meninggal.

Korban mengalami cedera berat di bagian kepala. Saat ini kondisinya masih kritis

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan, laporan yang diterima pihaknya hingga Minggu (25/9) siang tadi, jumlah korban meninggal akibat JPO roboh di Pasar Minggu sebanyak tiga orang.

Ketiga korban yakni, Sri Hartati (52), Aisyah Zahra Ramadhan (8 tahun, cucu Sri Hartati) dan Lilik Lestari Pancawati. Ketiganya tercatat sebagai warga Depok, Jawa Barat.β€Ž

Konstruksi Reklame JPO Pasar Minggu Tidak Sesuai Spesifikasi

"β€Žβ€ŽSri Hartati meninggal di RSUD Pasar Minggu. Almarhumah didiagnosa mengalami fraktur pelvis komplet tertutup," katanya, Minggu (25/9).β€Ž

Lebih lanjut kata Koesmedi, saat ini, satu korban dengan kondisi kritis masih dirawat di ruang ICU RS Fatmawati. Abdiyu merupakan adik dari korban meninggal, Aisyah Zahra Ramadhan.

"Korban mengalami cedera berat di bagian kepala. Saat ini kondisinya masih kritis," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29659 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11719 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye7088 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4047 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1821 personAldi Geri Lumban Tobing