You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PNS DKI Akan Dites Narkoba Lewat Rambut
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

PNS DKI akan Dites Narkoba Lewat Rambut

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakutan tes narkoba terhadap pegawai negeri sipil (PNS). Kali ini tes tidak hanya menggunakan urine, tetapi juga melalui rambut.

Langsung bawa ke BNN tes rambut. Kalau pakai rambut nggak bisa bohong

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, jika tes menggunakan urine masih banyak PNS yang lolos. Namun bila menggunakan sampel rambut maka lebih akurat, karena bisa mendeteksi meski pemakaian sudah lama.

"Saya mau siapkan anggaran untuk tes rambut bagi PNS yang mencurigakan. Nggak usah semua PNS, tapi pejabat yang dicurigai," kata Basuki, Selasa (27/9).

Agus - Sylviana Pasangan Terakhir Jalani Tes Narkoba

Tahap pertama pejabat yang akan dites urine adalah tingkat camat dan lurah. Sebab beberapa waktu lalu ada lurah yang dicurigai menggunakan narkoba, namun lolos saat tes urine.

"Tolong cek anak buahnya, lurah dan camat itu kan ada yang dicurigai. Langsung bawa ke BNN tes rambut. Kalau pakai rambut nggak bisa bohong, semua hormon ada disitu," ujarnya.

Basuki menegaskan jika pejabat terkait menolak, harus dipaksa. Tes narkoba melalui sampel rambut ini diharapkan bisa dilakukan pekan ini.

"Saya minta minggu ini bawa lurah yang mencurigakan, untuk tes rambut. Kalau nggak mau paksa saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2073 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye948 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye942 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye879 personNurito