You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
14 Bangunan Liar Dibongkar
photo Nurito - Beritajakarta.id

14 Bangunan Liar di Cipinang Cempedak Dibongkar

Sebanyak 14 bangunan liar di Jalan Biru Laut, RT 11/11, Cipinang Cempedak, Jatinegara, dibongkar. Pembongkaran dilakukan lantaran bangunan berdiri di atas saluran air dan trotoar.

Ada 14 bangunan yang dibongkar karena berdiri di atas saluran air dan trotoar. Kita sudah ingatkan sebelumnya agar membongkar sendiri namun ternyata tidak dilakukan

Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar mengatakan, sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah memberikan surat peringatan (SP) hingga tiga kali. Namun hingga batas akhir yang ditentukan, pemilik tidak juga membongkar bangunannya.

"Ada 14 bangunan yang dibongkar karena berdiri di atas saluran air dan trotoar. Kita sudah ingatkan sebelumnya agar membongkar sendiri namun ternyata tidak dilakukan," tegasnya, Kamis (29/9).

15 Bangunan Liar di Jl Kebon Mede Ditertibkan

Menurut Nasrudin, pembongkaran bangunan ini menindaklanjuti laporan masyarakat baik melalui qlue maupun SMS kepada gubernur DKI. Keberadaan bangunan liar dikeluhkan menimbulkan kesan kumuh, semrawut dan memicu kemacetan lalu lintas.

Setelah penertiban, lahan bekas bongkaran akan dikembalikan sesuai fungsinya sebagai saluran air dan trotoar. Agar tidak dimanfatakan warga secara ilegal lagi, pihaknya akan menanam sejumlah pohon sebagai penghijauan di lokasi tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close