You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Siang di Prediksi Jabodetabek di Guyur Hujan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jabodetabek Diprediksi akan Diguyur Hujan Siang Hari

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang dan malam hari.

Pagi hari berawan, potensi hujan ringan sampai sedang di Bogor dan Kepulauan Seribu,

"Pagi hari berawan, potensi hujan ringan sampai sedang di Bogor dan Kepulauan Seribu," kata Hary T Djatmiko Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Kamis (13/10).

Sedangkan siang dan sore hari, potensi hujan ringan sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Bekasi dan Bogor. Sementara potensi hujan lebat akan mengguyur Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Depok.

Wilayah Jabodetabek akan Diguyur Hujan Mulai Siang

Untuk malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Depok dan Bogor.

"Dini hari berawan dan potensi hujan ringan sedang di Jakarta Utara, Tangerang, Kepulauan Seribu dan Bogor," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23 - 33 derajat celsius dengan kelembaban udara 56 - 96 persen dan kecepatan angin Barat Daya - Barat Laut 05 - 35 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12958 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1590 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1575 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1512 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati