You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Ingin Tahun Depan Jalan Strategis Dipasang Mesin TPE
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Seluruh Jalan Strategis Dipasangi TPE

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta memperbanyak pengoperasian mesin Terminal Parkir Elektronik (TPE) di jalan-jalan strategis pada tahun 2017. Dengan begitu, praktik pungutan liar (pungli) pakir dapat dientaskan.

Bukan semata-mata mendapatkan pendapatan daerah dari parkir, tetapi memberantas pungli

"‎Saya inginnya 2017 seluruh jalan yang strategis sudah terpasang TPE. Bukan semata-mata mendapatkan pendapatan daerah dari parkir, tetapi memberantas pungli," ‎kata Djarot usai meresmikan pengoperasian 13 unit mesin TPE di Jalan H Juanda, Jakarta Pusat, Senin (24/10).

13 Mesin TPE di Jl H Juanda Resmi Beroperasi

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengaku bakal mengoperasikan sebanyak 201 mesin TPE. Pengoperasiannya rampung akhir tahun ini.

"‎Yang 201 mesin ini Desember sudah beroperasi. Mesinnya ada, tahap lelang sekarang," ujarnya.

Menurut Andry, bila akhir tahun target pengoperasian 201 unit mesin TPE terealisasi‎, mesin yang tersebar di lima wilayah kota di Jakarta jumlahnya mencapai 302 unit mesin TPE.

"‎Tahun lalu, kami sudah mengoperasikan 111 mesin TPE yang tersebar di Jalan Sabang, Jalan Kelapa Gading, dan Jalan Faletehan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1205 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1016 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati