You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lagi, Pengerukan Waduk Rambutan 1 Terkendala BBM
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengerukan Waduk Rambutan 1 Kembali Terkendala

Sebanyak empat alat berat di Waduk Rambutan 1 di Kelurahan Rambutan, Ciracas, kembali tidak beroperasi. Pemicunya, lagi-lagi disebabkan tidak adanya pasokan BBM solar. Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya selama pembangunan waduk itu dimulai.

Minggu lalu BBM datang hari Senin tapi hanya bisa digunakan sampai Kamis. Jumat tidak beroperasi karena BBM habis dan sampai sekarang

Pantauan Beritajakarta.com, sebagian lahan seluas sekitar lima hektare sudah digali. Di lokasi, sebanyak empat alat berat teronggok begitu saja dan sama sekali tidak ada aktivitas pengerjaan.

Pengawas Waduk Rambutan 1, Marudin mengakui, alat berat sudah tidak beroperasi sejak Jumat (21/10) lalu. Alat berat tidak bisa bekerja lantaran tidak ada pasokan BBM solar.

Alat Berat di Waduk Rambutan 1 Berhenti Beroperasi

"Minggu lalu BBM datang hari Senin tapi hanya bisa digunakan sampai Kamis. Jumat tidak beroperasi karena BBM habis dan sampai sekarang," katanya, Senin (24/10).

Sebenarnya, lanjut Marudin, BBM solar sudah dibelanjakan oleh Dinas Tata Air DKI. Namun entah kenapa solar belum didistribusikan ke lokasi proyek.

Ia berharap pada Selasa besok solar sudag disuplai ke lokasi proyek agar pengerukan waduk bisa dilanjutkan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1736 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1101 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1089 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye905 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye901 personFakhrizal Fakhri