You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penerima Kartu Jakarta Pintar Diminta Dievaluasi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Banggar DPRD Minta Penerima KJP Dievaluasi

Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta melakukan evaluasi siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Pasalnya, masih banyak penerima yang dinilai bukan dengan latar belakang keluarga kurang mampu.

Faktor survei juga dievaluasi karena banyak guru meloloskan penerima karena masalah kedekatan

"Faktor survei juga dievaluasi karena banyak guru meloloskan penerima karena masalah kedekatan," ujar Veri Yonnevil, Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta saat rapat KUA-PPAS bersama TAPD, Rabu (9/11).

Tak hanya itu, pihaknya juga mengeluhkan sistem komputerisasi ujian nasional yang belum merata. Sebab, saat ini sejumlah sekolah menggunakan satu komputer untuk tiga shift ujian

Pemprov DKI Bantu Pemegang KJP Berprestasi Yang Ingin Kuliah

"Seharusnya satu orang siswa menggunakan satu komputer. Kalau dengan kondisi ini sangat memprihatinkan anak didik kita," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Andriyanto mengatakan, jika memang salah sasaran dalam penerima KJP, maka guru dapat diberikan sejumlah sanksi. Hal ini termasuk pencopotan kepala sekolah yang mengetahui dan melakukan pembiaran hal tersebut.

"Untuk penambahan komputer saat ini ada kendala, salah satunya informasi dari kementerian jika ujian nasional dihapuskan. Makanya tidak dianggap perlu penambahan komputer," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3264 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2130 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye793 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye785 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye726 personDessy Suciati