You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Blanko E-KTP di DKI Habis
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Blanko E-KTP di DKI Habis

Pelayanan pencetakan fisik KTP Elektronik atau e-KTP di Jakarta sementara waktu bakal terganggu. Sebab persediaan blanko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) habis total.

Saat ini sudah habis stok dari Kemendagri, padahal kebutuhan saat ini sekitar 450 ribu untuk menuntaskan pencetakan se-DKI

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi mengatakan, saat ini setiap harinya kebutuhan pencetakan e-KTP sebanyak empat ribu blanko. Ini mengingat jumlah warga yang merekam, pergantian akibat kehilangan, rusak dan juga masuk usia 17 tahun

"Saat ini sudah habis stok dari Kemendagri, padahal kebutuhan saat ini sekitar 450 ribu untuk menuntaskan pencetakan se-DKI," ujarnya, Selasa (15/11).

100 Warga Kepulauan Seribu Belum Rekam E-KTP

Menurutnya Kemendagri sendiri menjanjikan blanko e-KTP akan dikirim kembali pada Januari 2017 mendatang. Namun perekaman sendiri saat ini masih berjalan dan masyarakat diberikan surat keterangan bukti sudah merekam dan telah tercatat di sistem kependudukan nasional.

"Surat keterangan yang diberikan dapat digunakan untuk mengurus berbagai persuratan," katanya.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif menyayangkan blanko e-KTP yang habis. Menurutnya Kemendagri seharusnya melimpahkan kewenangan pencetakan fisik e-KTP ke daerah sehingga tidak perlu menunggu dari pemerintah pusat

"Ini seharusnya pencetakannya bisa dilakukan di daerah saja sehingga lebih cepat dan tidak membuat masyarakat menunggu lama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati