You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Musim Hujan, Harga Cabe Sangat Fluktuatif
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pasokan Menurun Picu Harga Cabai Fluktuatif

Musim penghujan mulai mempengaruhi pasokan cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Akibatnya, harga cabai di pasaran mengalami fluktuasi.

Pemicunya karena pasokan terlalu rendah, berkurang 37 persen dari pasokan ideal

Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Nurman Adhi mengatakan, pada minggu pertama bulan November, harga cabai merah keriting sekitar Rp 56.700. Pada minggu kedua turun Rp 48.700 dan minggu ketiga ini naik menjadi Rp 54.000 per kilogram.

"Kemudian cabai merah besar, minggu pertama Rp 57.400, kedua Rp 53.200 dan minggu ketiga Rp 53.000 per kilogram," ujarnya, Selasa (15/11).

Musim Hujan, Harga Cabai Naik

Selanjutnya cabai rawit merah minggu pertama Rp 42.700, minggu kedua Rp 47.800 dan minggu ketiga Rp 44.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau minggu pertama Rp 25.100, minggu kedua Rp 27.200 dan minggu ketiga Rp 28.000 per kilogram.

"Pemicunya karena pasokan terlalu rendah, berkurang 37 persen dari pasokan ideal. Pasokan normal sebanyak 120 ton per hari, sedang saat ini berkisar 80-85 ton per hari," katanya.

Nurman menambahkan, harga cabai yang ada saat ini masih di atas harga ideal dan terbilang tinggi. Idealnya, harga cabai merah keriting hanya Rp 25-30 ribu per kilogram. Kemudian cabai hijau Rp 10 -12 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp 17-20 ribu per kilogram dan cabai merah besar Rp 30-35 ribu per kilogram.

Diakuinya, musim hujan seperti saat ini sangat mempengaruhi pasokan cabai, karena akan mudah membusuk. Selain itu sejumlah daerah pemasok juga mengalami gagal panen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10815 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1327 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1249 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1241 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye969 personBudhi Firmansyah Surapati