You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
919 Pohon di Jaksel Ditoping
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

919 Pohon di Jaksel Dipangkas

Untuk mencegah terjadinya pohon tumbang maupun sempal, Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan telah melakukan pemangkasan 919 pohon rawan tumbang sejak Oktober 2016 hingga saat ini.

Kita melakukan itu dari dua laporan, yaitu laporan dari masyarakat dan PTSP. Setelah menerima laporan nanti kita berikan rekomendasi untuk teknis penopingan

Pemangkasan dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan. Rinciannya, Kecamatan Setiabudi ada 112 pohon, Kebayoran Baru 104 pohon, lalu di Tebet 134 pohon, dan Pancoran 155 pohon.

Kemudian Kecamatan Kebayoran Lama 83 pohon, Pasar Minggu 61 pohon, Jagakarsa 110, Cilandak 84, Mampang Prapatan 28, dan Pesanggrahan 48 pohon.

Pohon di Jl Outer Ring Road Dipangkas

Kepala Seksi Jalur Hijau Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Bambang mengatakan, pohon yang dipangkas yakni pohon kapuk, beringin, loa, mangga, angsana, tanjung, mahoni, glodokan, karet kebo, salam, trembesi, asem, jambu air, palem, flamboyan, buni, srikaya, sukun, waru, dan ketapang.

"Pohon Angsana dan Beringin rawan atau yang sering tumbang. Diharapkan dengan pemangkasan, kejadian pohon tumbang atau dahan sempal saat hujan disertai angin dapat diminimalisir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1454 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1229 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1124 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye945 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye927 personAnita Karyati