You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Abnonku 2016 Harus Menjadikan ke Perpustakaan Gaya Hidup
photo Suparni - Beritajakarta.id

Abnonku 2016 Harus Menjadikan ke Perpustakaan Gaya Hidup

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta mengukuhkan lima pasang peserta sebagai Abang dan None Buku 2016 dari 60 finalis yang mewakili enam wilayah di DKI Jakarta.

Semoga pemenang ini mampu membawa anak muda Jakarta lebih mencintai buku dan menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari gaya hidup

"Semoga pemenang ini mampu membawa anak muda Jakarta lebih mencintai buku dan menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari gaya hidup, selain menjadi dutanya literasi bagi warga Jakarta," ujar Syahrul Efendi, Plt Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, Jumat (18/11) malam.

Menurutnya, di era digital saat ini masyarakat tidak lagi harus ke perpustakaan untuk bisa membaca buku, dapat menggunakan aplikasi i-Jakarta untuk dapat mengakses ribuan buku melalui ponsel androidnya.

Abnonku 2016 Wajib Unggah Kegiatan di Youtube

Oky Rahmanda (Jakarta Utara) dan Yasmin Shafa K (Jakarta Timur) terpilih sebagai Juara I Abnonku 2016. Lalu Prastyo A dan Nabila Mentari sebagai Juara II Abnonku 2016, Aldi Dzuhriansyah dan Amalia Marisa P sebagai Juara III Abnonku 2016.

Selain itu ada Iratama Artayasa dan Remi Septi R sebagai Abnonku Persahabatan 2016, Dhirga Cahya dan Paska Denberia sebagai Abnonku Favorit 2016.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12310 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1370 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1352 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1014 personBudhi Firmansyah Surapati