You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Diingatkan Jangan Terprovokasi Isu Hoax di Medsos
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Diingatkan Jangan Terprovokasi Isu Hoax

Jangan percaya dengan isu hoax dan ikut menyebarkan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengingatkan warga Ibukota agar tidak terprovokasi dan ikut serta menyebarkan informasi hoax atau pemberitaan palsu di media sosial (medsos) yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

"Sekarang banyak spanduk 'Kita Semua Bersaudara'. Jika semua memiliki pemikiran seperti ini, Indonesia akan aman, nyaman dan damai," katanya saat menghadiri acara HUT ke-70 Badan Penerbit Kristen (BPK) Gunung Mulia di Gedung Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Jalan Raya Salemba, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11) malam.

Warga DKI Diminta Implementasikan Bhinneka Tunggal Ika

Pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan, bangsa Indonesia dikenal dengan Bhineka Tunggal Ika. Di mana masyarakat yang satu dengan lainnya saling menghormati perbedaan.

"Di sini perlu adanya kerukunan umat beragama," ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh warga di Ibukota agar dapat mengendalikan diri terhadap isu-isu hoax dan negatif yang kini marak beredar di media sosial.

"Kita semua ingin damai. Jangan percaya dengan isu hoax dan ikut menyebarkan. Kalau kita menerima pesan bernada provokatif langsung dihapus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye21581 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11371 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6809 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3709 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1745 personFolmer