You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi E DPRD Minta Pemutusan Listrik di SMAN 48 Diselesaikan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DPRD Minta Pemutusan Listrik di Sekolah Segera Diselesaikan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta persoalan pemutusan aliran listrik di SMAN 48 Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur segera diselesaikan.

Dinas Pendidikan harus segera mencari solusi cepat dan tepat

"Dinas Pendidikan harus segera mencari solusi cepat dan tepat agar aktivitas belajar mengajar ratusan pelajar SMAN 48 Pinang Ranti kembali normal," kata Pantas Nainggolan, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Selasa (22/11).

Ia mengatakan, kasus pemutusan aliran listrik PLN ke sekolah ini seharusnya tidak terjadi apabila ada koordinasi bersama antar pihak terkait.

26 Sekolah di Jakarta Tunggak Bayar Listrik

"Memang anggaran untuk membayar listrik di seluruh sekolah diambil dari dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang saat ini sedang mengalami keterlambatan pencairan," ujarnya.

Pantas menegaskan, ke depan pemutusan listrik di sekolah tidak boleh kembali terjadi. Sebab, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

"Tunggakan listrik pasti dilunasi. Namun pembayaran kerap tertunda karena berbagai persoalan. Ini yang harus diketahui sehingga pemutusan listrik tidak terulang lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1392 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1217 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1119 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye940 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye918 personAnita Karyati