You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI apresiasi Pembentukan Tim Saber Pungli Pempov
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Dewan Minta Tim Saber Pungli DKI Bekerja Maksimal

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk tim saber pungli.

Legislatif berharap tim saber dapat bekerja maksimal, optimal dan objektif dalam upaya pemberantasan pungutan liar di Ibukota

Keberadaan tim ini diharapakan bisa bekerja maksimal dan objektif dalam memerangi pungutan liar di pelayanan Pemprov DKI.

"Legislatif berharap tim saber dapat bekerja maksimal, optimal dan objektif dalam pemberantasan pungutan liar di Ibukota," kata Riano P Ahmad, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Jumat (25/11).

DKI Sebar 100 Petugas Tim Saber Pungli

Ia mengatakan, pemberantasan pungli dapat berjalan maksimal jika dilakukan secara eksternal maupun internal.

Saat ini penindakan eksternal dalam pemberantasan pungli sudah kerap dilakukan seperti penertiban parkir.

"Tapi, penindakan internal tidak ada sehingga persoalan tersebut terkesan sulit dibenahi," ujarnnya.

Riano mengungkapkan, tim saber pungli Pemprov DKI Jakarta hendaknya bekerja seperti Operasi Tangkap Tangan (OTT) di institusi Polri. Ia optimis jika pembenahan internal  telah dilakukan, pemberantasan pungli berbuah hasil maksimal.

"Kalau dari internal atau pegawai Pemprov DKI sudah bersih, otomatis masyarakat tidak akan bisa berkompromi dan praktik pungli bisa diberantas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2073 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye948 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye943 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye887 personNurito