You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 59 Ayam Bangkai di Musnahkan di Jakpus
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

59 Ayam Bangkai Ditemukan di RPU Jakpus

Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Potong Unggas (RPU) di Kemayoran, Johar Baru, Cempaka Putih dan Senen.

Setelah itu bangkai ayam kita buang ke tempat sampah

Dari hasil sidak di empat wilayah tersebut, petugas menemukan 59 ekor ayam bangkai dan 45 kilogram daging ayam beku tidak layak konsumsi.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti menyebutkan, 59 ekor ayam bangkai tersebut ditemukan 12 ekor di Kemayoran, 10 ekor di Johar Baru dan 37 ekor di Cempaka Putih.

1.795 Ayam Bangkai di Jaktim Diamankan

"Di Senen, kita tidak temukan ayam bangkai," katanya, Rabu (30/11).

Ia melanjutkan, puluhan ayam bangkai yang ditemukan selanjutnya dimusnahkan dengan cara dipotong dan disiram menggunakan karbol kemudian dimasukan ke dalam karung.

"Setelah itu bangkai ayam kita buang ke tempat sampah," lanjutnya.

Menurut Bayu, sidak ke RPU ini digelar sebagai langkah antisipasi penjualan daging ayam tidak layak konsumsi di pasaran. Dalam sidak tersebut, petugas juga menyita 45 kilogram daging ayam beku tidak layak konsumsi.

"Daging beku tersebut langsung kita musnahkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1175 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1088 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1048 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye914 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye885 personAnita Karyati