You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kinerja Kontraktor IPAL Pulau Seribu Dievaluasi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pembangunan IPAL di Pulau Panggang Molor

Pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu molor.

Hingga kini pengerjaan baru 47 persen. Padahal berdasarkan hitungan harusnya sudah 83 persen

Proyek tersebut terancam dihentikan apabila pihak kontraktor tak mampu menyelesaikan pekerjaan hingga 5 Desember 2016 nanti.

"Hingga kini pengerjaan baru 47 persen. Padahal berdasarkan hitungan harusnya sudah 83 persen," kata Mustajab, Kepala Suku Dinas Tata Air Kepulauan Seribu, Sabtu (3/12).

Pembangunan IPAL di Pulau Tidung Sudah 75 Persen

Ia menyampaikan, jika kontraktor proyek tak bisa merampungkan pekerjaan sesuai target pada 5 Desember nanti, pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas berupa pemutusan kontrak.

"Kalau kontraknya diputus, kita minta galian-galian diperbaiki dan dikembalikan seperti semula," tandasnya.

Perlu diketahui, pembangunan IPAL di Pulau Panggang dianggarkan Rp 3 miliar dengan target penyelesaian 5 Desember 2016. Sementara di Pulau Tidung, proyek IPAL dianggarkan Rp 10,2 miliar.

Saat ini pengerjaan IPAL di pulau tersebut sudah mencapai 75 persen dengan target penyelesaian pada 15 Desember 2016 mendatang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4670 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1139 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1088 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye990 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye871 personAnita Karyati