You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cuaca Ekstrem Diprediksi Akan Terjadi Hingga Awal Januari
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Kepulauan Seribu Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Kantor Penanggulangan Bencana Kabupaten (KPBK) Kepulauan Seribu memprediksi cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga  awal bulan Januari 2017 mendatang. Hal ini akan berpengaruh terhadao gelombang di tinggi dikawasan Kepulauan Seribu.

Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi 2-3 meter masih akan terjadi hingga awal bulan Januari, dan warga Kepulauan Seribu tetap harus waspada

"Cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi 2-3 meter masih akan terjadi hingga awal bulan Januari, dan warga Kepulauan Seribu tetap harus waspada," ujar Muhammad Ali, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kabupaten (KPBK) Kepulauan Seribu, Selasa (6/12).

Ratusan Nelayan Cilincing Terdampak Cuaca Ekstrem

Dikatakannya, warga harus up date kondisi cuaca setiap hari. Perangkat kelurahan atau kecamatan juga harus memberikan informasi, karena informasi cuaca disampaikan KPBK kepada perangkat pemerintahan.

"Kalaupun bisa beraktifitas melaut saat cuaca baik, tetap harus mengutamakan keselamatan dengan menggunakan ring buoy dan life jacket karena jika cuaca buruk datang tiba-tiba dapat menyelamatkan diri," tandasnya.

Sementara itu kondisi cuaca buruk hingga awal Januari ini akan disusul dengan curah hujan hingga pada bulan Februari 2017 yang berpengaruh terhadap jarak pandang di laut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6151 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati