You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Lumpur Kali Tirem Dimulai
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pengerukan Lumpur Kali Tirem Dimulai

Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara melakukan pengerukan Kali Tirem, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok. Ditargetkan pengerukan rampung akhir Desember mendatang.

Kita terjunkan lima eskavator amphibi long arm. Pengerukan dilakukan sepanjang 650 meter

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Tata Air Kecamatan Tanjung Priok, Rukmana mengatakan, saat ini eksisting kedalaman kali hanya berkisar satu meter. Nantinya, pengerukan dilanjutkan sampai kali memiliki kedalaman enam meter.

"Kita terjunkan lima eskavator amphibi long arm. Pengerukan dilakukan sepanjang 650 meter," ujarnya, Selasa (13/12).

Saluran PHB Serdang Dibersihkan

Dijelaskan Rukmana, di sepanjang 650 meter kali memiliki lebar sekitar 24 meter. Diharapkan, pengerukan dapat meminimalisir genangan di kawasan permukiman Warakas.

"Dengan didalamkan, aliran dari saluran PHB ke kali semakin lancar. Sehingga air bisa segera dialirkan ke laut," katanya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Priok, Ma'mun menamabahkan, sejak tahun 90-an saluran ini belum pernah dikeruk lagi. Kegiatan pengerukan kali ini diperkirakan bisa mengatasi genangan di lima kelurahan.

"Tidak hanya di Tanjung Priok, dampaknya juga terasa ke Kelurahan Kebon Bawang, Sungai Bambu hingga Sunter Agung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5840 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2358 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2109 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1698 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1600 personNurito