You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah Malam Tahun Baru Diprediksi Capai 250 ton
photo Doc - Beritajakarta.id

Sampah Malam Tahun Baru Diprediksi Capai 250 ton

Dinas Kebersihan DKI Jakarta memprediksi volume sampah sisa malam tahun baru bisa mencapai 200-250 ton. Ribuan petugas kebersihan disiagakan di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan warga melepas tahun 2016.

Kisaran sampah malam tahun baru prediksi kami antara 200 sampai dengan 250 ton

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 6.000 petugas untuk membersihkan sampah malam tahun baru. Banyaknya petugas disesuaikan dengan jumlah kegiatan yang diadakan.

"Kisaran sampah malam tahun baru prediksi kami antara 200 sampai dengan 250 ton," kata Isnawa, Sabtu (31/12).

DKI Dukung Razia Narkoba di Tempat Hiburan

Beberapa lokasi yang diperkirakan ada penumpukan sampah seperti di Monas, Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, Kemayoran, Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Bundaran Hotel Indonesia, Tugu Tani, dan Ancol.

"Selain lokasi itu, yang juga harus di pantau adalah jalan-jalan protokol lintasan massa yang menikmati malam pergantian tahun," ucapnya.

Petugas yang disiagakan diantaranya penyapu jalan, tim penyisiran sampah, sopir dan crew gerobak motor. Sementara itu puluhan truk sampah, truk compactor serta kendaraan penyapu jalan otomatis atau road sweeper juga akan disiagakan. 

"Sampah akan didominasi oleh sampah plastik kemasan, streofom, serta sisa makanan cepat saji. Diperkirakan bisa mencapai 80 persen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati