You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KNKT Fokus Cari Sumber Api di Kapal Zahro Express
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

KNKT Fokus Cari Sumber Api di Kapal Zahro Express

Penyelidikan kasus terbakarnya Kapal Zahro Express yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) difokuskan pada pencarian sumber api.

Penyelidikan fokus arah api dari belakang mesin

Ketua Tim Investigasi KNKT, Capt Aldrine Dalimunte mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran di Kapal Zahro Express berasal dari bagian belakang atau mesin kapal.

"Saat kejadian tidak terdengar suara ledakan. Penyelidikan fokus arah api dari belakang mesin. Kita akan cari tahu malfungsi yang memicu api," katanya, Senin (2/1).

Kapal Zahro Express Minim Akses Keluar

Ia mengungkapkan, kapal yang terbakar ini dibuat pada 2013 lalu dengan satu mesin kapal bermerk Nissan 500 mph. Mesin kapal yang berbahan bakar diesel tersebut kemungkinan memicu percikan api.

"Makanya kami akan memulai analisa dan mencari tahu dari mana sumber api itu berasal," ujarnya.

Aldrine menuturkan, selain dari mesin, sumber api kemungkinan bisa berasal dari bahan lain yang dapat memcu api cepat membesar.

"Kesulitannya barang bukti minim.  Makanya perlu waktu paling tidak sekitar dua tiga bulan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4717 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1101 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye999 personFolmer
  4. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye881 personAnita Karyati
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye855 personBudhi Firmansyah Surapati