You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Plt Gubernur Ingin Ada Panggung Hiburan di Terminal Pulogebang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Plt Gubernur Ingin Ada Panggung Hiburan di Terminal Pulogebang

Untuk makin meramaikan suasana Terminal Pulogebang, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, meminta PD Pasar Jaya menyiapkan panggung hiburan rakyat. Panggung ini nantinya diisi oleh pelajar DKI untuk menampilkan bakat kebolehannya di dunia musik.

Nanti anak-anak sekolah diberikan kesempatan untuk pentas, pasti mereka senang

"PD Pasar Jaya sebaiknya menyiapkan panggung hiburan. Nanti anak-anak sekolah diberikan kesempatan untuk pentas, pasti mereka senang," kata Sumarsono saat meninjau bazar murah Pasar Jaya di Terminal Pulogebang, Minggu (8/1).

Menurutnya, kreasi pentas musik ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Di satu sisi, anak-anak sekolah akan senang karena diberikan panggung untuk pentas. Di sisi lain, terminal menjadi ramai karena ada hiburan dan banyak dikunjungi orang.

PD Pasar Jaya Diminta Cari Tambahan Suplai Cabai

Sementara, Asisten Manajer Unit Pelayanan Lain (UPL) PD Pasar Jaya wilayah Terminal Pulogebang, Awaludin mengatakan, hasil arahan Plt Gubernur DKI Sumarsono, akan dirapatkan terlebih dulu di jajaran direksi.

"Kami akan siapkan pentas musik dari pelajar. Namun kita akan laporkan terlebih dulu ke direksi mengenai arahan-arahan dari Plt Gubernur DKI," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10651 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati