You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Alat Uji Kendaraan Besar di PKB Cilincing akan Diperbarui
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Alat Uji Kendaraan Besar di PKB Cilincing akan Diperbarui

Alat uji kendaraan besar di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Cilincing, Jakarta Utara, akan diperbarui. Penggantian alat ini bertujuan memodernisasi perangkat yang ada sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan.

Kita harap revitalisasi alat uji kendaraan besar dapat terealisasi paling lambat Maret

Kepala Bagian Tata Usaha PKB Cilincing, Rudi Saptari mengatakan, di PKB Cilincing terdapat dua alat pengujian. Lajur satu untuk jenis kendaraan besar dan lajur dua untuk jenis kendaraan kecil (kurang dari 8 ton).

Dijelaskannya, alat penguji kendaraan kecil di lajur dua baru berumur lima tahun dan kondisinya relatif masih baik. Sementara, alat uji kendaraan besar sudah berusia lebih dari 15 tahun. Oleh sebab itu, Dinas Perhubungan (Dishub) akan meremajakan alat tersebut.

PKB Cilincing Terapkan Sistem Drive Thru Mulai 2017

"Kami harap revitalisasi alat uji kendaraan besar dapat terealisasi paling lambat Maret," kata Rudi, Selasa (10/1).

Ditambahkan Rudi, melalui revitalisasi ini kecepatan dan ketepatan pengujian dapat maksimal. Nantinya, alat baru yang dipasang akan diintegrasikan dengan sistem aplikasi.

"Pengemudi bisa melihat langsung hasil pengetesan. Sehingga, prosesnya pun transparan dan akurat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye9021 personNurito
  2. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye3804 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2245 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2021 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1861 personFakhrizal Fakhri