You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan dan Angin Kencang Diprediksi Melanda Jabodetabek
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Hujan dan Angin Kencang Diprediksi Melanda Jabodetabek

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan disertai angin kencang pada sore dan malam hari.

Waspada potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang

"Waspada potensi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang. Utamanya di wilayah Tangerang, Depok, Bekasi dan Bogor pada sore dan malam hari," kata Hary Tirto Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Kamis (12/1).

Sementara pagi hari, umumnya berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu dan Tangerang. Sedangkan, siang dan sore hari potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor.

Waspada Hujan dan Angin Kencang Mulai Sore

Malam hari, potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Untuk potensi hujan sedang di Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor.

"Dini hari umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan di Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, dan Tangerang," tandasnya.

Suhu udara di Jakarta mencapai 22-32 derajat celsius dengan kelembaban udara 65-97 persen dan kecepatan angin Barat-Utara 05-35 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12945 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1563 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1539 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1499 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati