You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Aparat Antisipasi Penjarahan di Pasar Senen)
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

138 Polisi Amankan Barang Pedagang Pasar Senen

Petugas kepolisian mengamankan lokasi bekas kebakaran Pasar Senen, Jakarta Pusat. Bukan hanya mencegah adanya oknum yang masuk ke lokasi kejadian, namun juga penjarah yang akan mencuri barang pedagang.

Khawatir ada orang-orang yang mencari keuntungan dengan cara mengambil barang-barang dagangan milik pemilik kios

Kapolsek Senen, Kompol Indra S Tarigan mengatakan, hingga saat ini ada sekitar 138 personel yang disiagakan di lokasi. Menurut Indra, dikhawatirkan ada oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan musibah kebakaran ini.

"Khawatir ada orang-orang yang mencari keuntungan dengan cara mengambil barang-barang dagangan milik pemilik kios," ujar Indra, Jumat (20/1).

Korban Kebakaran Pasar Senen Harus Diberi Kemudahan

Menurut Indra, Kamis (19/1) malam pihak kepolisian sempat melihat ada tiga lelaki terlihat tengah bekerja sama mengambil barang dagangan. Diantara mereka ada yang melemparkan barang dari dalam gedung ke rekannya yang menunggu di luar.

Polisi yang melihat kejadian itu langsung menghampiri ketiganya. Begitu melihat petugas datang ketiganya melarikan diri. Beruntung barang dagangan tidak dibawa kabur

"Sampai sekarang polisi masih berjaga hampir di seluruh titik di kawasan Pasar Senen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23028 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1830 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1173 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1104 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye900 personFakhrizal Fakhri