You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan 20 Pasar Rakyat Mulai Mei 2017
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Mei, 20 Pasar Rakyat Mulai Dibangun

PD Pasar Jaya akan mulai melakukan pembangunan 20 pasar rakyat pada Mei mendatang. Hal ini setelah masuknya dana penyertaan modal pemerintah (PMP) sebesar Rp 170 miliar.

20 pasar yang dibangun ini pasar kategori C, artinya pasar tradisional kecil yang direvitalisasi

Asisten Manager Bidang Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, pembangunan pasar ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar Rp 295 miliar. Kekurangan dana tersebut akan diajukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan (APBD-P) 2017 atau APBD 2018 mendatang.

"20 pasar yang dibangun ini pasar kategori C, artinya pasar tradisional kecil yang direvitalisasi," ujarnya, Minggu (29/1).

Lokbin Blok C Pasar Minggu akan Beroperasi 24 Jam

Dijelaskan Gatra, agar proses pembangunan bisa dimulai, untuk tahap awal akan dibangun tempat penampungan sementara (TPS) terlebih dahulu untuk menampung pedagang.

"Minimal pedagang sudah pindah ke TPS sehingga proses pembangunan tetap sesuai jadwal," katanya.

Adapun 20 pasar rakyat yang akan dibangun antara lain Pasar Cideng Thomas, Pasar Gandaria dan Pasar Paseban di wilayah Jakarta Pusat. Selain itu ada Pasar Sungai Bambu dan Pasar Cilincing di Jakarta Utara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1735 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1101 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1089 personFolmer
  4. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye905 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye900 personFakhrizal Fakhri