You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Budidaya Ikan di Kepulauan Seribu Meningkat
photo Suparni - Beritajakarta.id

Hasil Budidaya Ikan di Kepulauan Seribu Terus Meningkat

Budidaya ikan di Kabupaten Kepulauan Seribu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tercatat sejak diterapkan budidaya ikan 2011 - 2015 volume penjualan juga terus meningkat.

Yang paling tinggi baik produksi maupun penjualannya adalah bawal bintang yang mencapai 520.000 ton

"Yang paling tinggi baik produksi maupun penjualannya adalah bawal bintang yang mencapai 520.000 ton selama 2011 hingga 2015. Untuk 2016 kita belum hitung," ujar Sutrisno, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa (31/1).

Pulau Kelapa Dua akan Jadi Tempat Wisata Perikanan

Selain bawal bintang, volume penjualan tertinggi juga terjadi untuk ikan kakap putih yang mencapai 365 ribu ton. diikut bandeng 352.882 ton, lalu kerapu macan 68.930 ton dan kerapu bebek 2.225 ton.    

"Pembeli datang dari Jakarta dan Tangerang, menurut pengakuannya, mereka menjual ke restoran dan ekspor ke China dan Korea," jelas Sutrisno. 

Sutrisno membeberkan nilai nominal yang diperoleh dari hasil budidaya ikan tersebut selama periode 2011 hingga 2015. Untuk ikan bawal bintang hasil yang didapat sebesar Rp.42.125.000.000, kakap putih mencapai Rp.23.775.000.000, bandeng mencapai Rp 8.918.730.000, kerapu macan Rp.8.911.500.000, dan kerapu bebek Rp.744.540.000 rupiah. 

"Produksi budidaya ini dihitung berdasarkan harga dan nilai rupiah tahun 2011-2015," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1176 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1152 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye924 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati