You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RSUD Pasar Minggu Dilengkapi Sarana Bermain Anak
photo Nurito - Beritajakarta.id

RSUD Pasar Minggu Sediakan Sarana Bermain Anak

Pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan menyiapkan sarana bermain anak sebagai salah satu fasilitas untuk keluarga pasien.

Penempatannya kita taruh di luar gedung supaya lebih sehat dan jauh dari kuman

Pantauan Beritajakarta.com, sarana bermain anak ini berada di sisi selatan gedung rumah sakit, tepatnya dekat akses keluar.

Sarana bermain tersebut dibangun di areal taman rumah sakit dengan fasilitas perosotan berikut anak tangga dan atap berbahan terpal menyerupai kerucut.

671 Akta Lahir Diterbitkan di RSUD Pasar Minggu

Sejumlah anak-anak ditemani orangtuanya terlihat asyik bermain di tempat tersebut.

Dirut RSUD Pasar Minggu, Caroline Sulaksito mengatakan, sarana bermain anak ini sengaja disiapkan agar anak-anak tidak jenuh selama menunggu orangtuanya atau sanak keluarga di rumah sakit.

"Penempatannya kita taruh di luar gedung supaya lebih sehat dan jauh dari kuman," katanya, Jumat (3/2).

Sementara itu, Komariah (32), salah seorang pengunjung rumah sakit mengaku senang dengan adanya sarana bermain anak ini. Sarana tersebut dinilai sangat membantu para orang tua yang datang membawa anak ke rumah sakit.

"Biasanya saat kita membesuk, anak-anak mau ikut ke dalam. Kalau ada sarana ini anak-anak bisa kita ajak menunggu di luar sambil bermain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9318 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1305 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1162 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye951 personBudhi Firmansyah Surapati