You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengoperasian Kapal Sekolah Terkendala
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pengoperasian Kapal Sekolah Masih Terkendala

Tiga unit kapal sekolah yang diadakan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kepulauan Seribu, hingga kini belum dapat dioperasikan karena terkendala transisi administrasi terkait perubahan organisasi perangkat daerah.

Kami masih menunggu kebijakan dinas, sementara kita rawat saja itu kapal agar tidak rusak

Sebelumnya, Sudinhub Kepulauan Seribu memiliki tupoksi (tugas pokok dan fungsi) melakukan pengawasan dan perawatan serta operasional. Namun, kini tupoksi pengawasan dan opersonal beralih ke Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhan (UP-APK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. 

Pemkab mengusulkan, agar fungsi UP APK itu didelegasikan kepada Sudin Perhubungan agar kapal sekolah dapat dioperasionalkan. "Harus ada transisi secara administrasi yang dibuat. Pokoknya kapal itu bisa jalan dan dimanfaatkan. Buat apa ada kapal  baru tak bisa digunakan," ujar Ismer Harahap, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Senin (6/2).

Pemkab Pulau Seribu akan Punya Tiga Kapal Sekolah

Kepala Sudinhub Kepulauan Seribu, Robert Edward membenarkan, saat ini fungsi pengawasan ada di UP-APK, sementara anggaran operasional dan perawatan kapal masih ada di Sudin Perhubungan. "Kami masih menunggu kebijakan dinas, sementara ya kita rawat saja itu kapal agar tidak rusak," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6148 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati