You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Koja Minta Jl Inspeksi Kali Sindang Dipagar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Warga Minta Sisi Jl Inspeksi Kali Sindang Dipagar

Warga RW 09, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, meminta agar sisi Jalan Inspeksi Kali Sindang sepanjang 300 meter, dipagar besi untuk menjaga keamanan anak-anak yang sering bermain di sekitar area tersebut. 

Tanpa pagar pembatas, kami khawatir anak-anak kecebur ke kali

Sejak dinormalisasi dua tahun lalu, jalan inspeksi yang berada di pinggir Kali Sindang ini memang kerap dijadikan arena bermain anak-anak. Warga mengkhawatirkan, jika tak ada pagar pengaman anak-anak bisa tercebur ke kali yang lebarnya lebih dari 20 meter tersebut.

"Jalan Inspeksi Kali Sindang sangat ramai jadi tempat bermain anak-anak. Tanpa pagar pembatas, kami khawatir anak-anak kecebur ke kali," ujar Nova, warga RW 09, Senin (13/2).

Pagar Pembatas Jalan di Depan Stasiun Jatinegara Roboh

Lurah Koja, Maskur, memahami kekhawatiran warganya. Apalagi jalan inspeksi tersebut berada di pemukiman pada penduduk, sehingga memang perlu dibuatkan pagar pengaman di pinggir kali minimal setinggi 1,5 meter. 

"Selama ini memang warga juga sudah mengusulkan. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Sudin Kehutanan. Tapi memang belum ada  tindaklanjutnya," ucap Maskur.

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara, Muhammad Iqbal, belum dapa dikonfirmasi soal keinginan warga ini sebab saat dihubungi teleponnya sedang tidak aktif.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye810 personNurito