You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas SDA Koordinasi Dengan BWSCC Untuk Percepat Pembangunan Sheet Pile
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Lakukan Langkah Preventif Penanganan Banjir

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah melakukan langkah-langkah untuk menangani banjir. Termasuk penanganan banjir di wilayah Cipinang Melayu, Makasar dan Gang Arus, Cawang, Jakarta Timur.

Secara preventif sejak hari pertama satgas kami sudah membangun bronjong, termasuk penambahan dengan pasir

Terbukti, pembangunan bronjong juga telah mengurangi debit air saat ini.

"Secara preventif sejak hari pertama satgas kami sudah membangun bronjong, termasuk penambahan dengan pasir. Paling lama seminggu, karena material, tenaga, ada." ujar Teguh Hendrawan, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Senin (20/2).

Normalisasi Sungai untuk Mengatasi Banjir

Dikatakan Teguh, banjir yang melanda permukiman Cipinang Melayu lebih disebabkan jebolnya tanggul yang berada di perumahan Vila Nusa, Bekasi. Selain itu, normalisasi Kali Sunter juga belum selesai dikerjakan.

Sedangkan banjir, di kawasan Gang Arus, Cawang, lebih disebabkan belum rampungnya normalisasi Kali Ciliwung serta pemasangan sheet pile yang belum selesai. Namun demikian, kewenangan normalisasi tersebut berada di Badan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC).

"Kami sudah berkoordinasi dengan BWSCC supaya percepatan pembangunan sheet pile," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5843 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1603 personNurito