You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TPU Karet Bivak Segera Diperluas
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

TPU Karet Bivak Segera Diperluas

Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak akan diperluas tahun ini. Perluasan dilakukan mengingat kebutuhan lahan untuk pemakaman di DKI Jakarta saat ini sangat tinggi.

Jadi di belakang TPU Karet Bivak ada lahan seluas 4.000 meter, itu aset pemda. Tahun ini akan ditata menjadi lahan pemakaman

"Jadi di belakang TPU Karet Bivak ada lahan seluas 4.000 meter, itu aset pemda, tahun ini akan ditata menjadi lahan pemakaman," ujar Munjirin Rasyid, Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat, Senin (27/2).‎

Menurutnya, lahan tersebut saat ini digunakan oleh warga sekitar untuk beternak ayam, parkir mobil dan meletakan barang bekas. Dalam waktu dekat akan dilakukan pembersihan, mmengingat sudah dilayangkan surat peringatan 1 dan 2. "Untuk ukuran 4.000 meter kita bisa buat antara 1.500 sampai 2.000 petak makam baru," katanya.

Cegah Pungli, Dinas Kehutanan Gelar Apel dan Sidak

Di Jakarta Pusat sendiri ‎saat ini yang bisa diperluas dengan pembuatan petak makam baru hanya di TPU Karet Bivak dan di TPU Petamburan. Sedangkan TPU Kawi-Kawi dan di TPU Pasar Baru Barat‎ sendiri sudah tidak memungkinkan, dan hanya bisa dengan pemakaman tumpang.

"Permintaan pemakaman di Jakarta Pusat sendiri antara 150 sampai 200 petak makam per bulannya. Makanya alternatif yang bisa dilakukan adalah pemanfaatan aset untuk makam baru," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8634 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2559 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1436 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1269 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1185 personDessy Suciati